Revisi, IMF Ramal Ekonomi Dunia Hanya Tumbuh 3,5%
International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi ekonomi global dari sebelumnya 3,7% menjadi 3,5%.
Mengutip laporan IMF yang diterbitkan, proyeksi ini dilaksanakan IMF sebab makin terlihatnya kian cepatnya perlambatan ekonomi di negara maju. Namun pada 2019 perekonomian global diproyeksi mulai membaik dan dapat mencapai 3,6%.
Perekonomian global masih tertekan oleh pengaruh masalah yang terjadi pada negara berkembang laksana Turki dan Argentina. Kemudian IMF pun menuliskan ketegangan dagang antara dua negara raksasa China dan Amerika Serikat (AS) dinilai masih sarat ketidakpastian
"IMF mengestimasi perkembangan ekonomi global 3,5% pada 2019 dan 3,6% pada 2020," tulis laporan tersebut, dilansir Selasa (22/1/2019).
Tak melulu untuk ekonomi global, IMF pun memproyeksi turun perkembangan ekonomi negara maju menjadi 2% pada 2019 dan 1,7% pada 2020. Sementara tersebut untuk negara berkembang IMF memproyeksi perkembangan ekonomi di kisaran 4,5% pada 2019, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 4,7%. Lalu guna 2020, perekonomian di negara berkembang diproyeksi membaik jadi 4,9%.
Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde menyatakan saat ini ekonomi global masih terus dibayangi risiko yang lebih tinggi dari tahun lalu. Penyebabnya memang ialah efek negatif dari perang dagang antara China dan AS.
"Kami memberitahukan revisi perkembangan ekonomi menjadi ke bawah. Setelah dua tahun ada perluasan yang kuat, ekonomi dunia sekarang tumbuh lebih lambat dari yang diharapkan. Namun pun dibayangi penambahan risiko," ujar Lagarde.
Berdasarkan keterangan dari Lagarde, risiko ini sangat memprovokasi perdagangan dunia. Apalagi adanya upaya penambahan tarif produk pun turut memprovokasi ketidakpastian di sektor finansial global. Hal ini lah yang mengakibatkan pasar finansial bergerak volatil, tergolong di negara maju.
"Hal ini turut berkontribusi pada pengetatan situasi stabilitas pasar keuangan, tergolong untuk negara maju. Faktor utama risiko ini ialah beban utang yang tinggi," ujarnya.
Comments
Post a Comment