Iran Menolak Desakan AS dan Eropa Hentikan Kembangkan Rudal

Iran menolak tekanan Amerika Serikat dan Eropa untuk memberi batas pengembangan rudal balistiknya. Namun, mereka mengaku tidak berniat meningkatkan cakupan peluru kendali mereka.

"Musuh menuliskan kekuatan rudal Iran mesti dihilangkan, namun kami sudah berulang kali mengatakan keterampilan rudal kami tidak dapat dinegosiasikan," kata Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami laksana dikutip oleh kantor berita Tasnim, sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (29/1).

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran pun mengatakan Iran bakal terus bekerja untuk menambah ketepatan rudal.




"Iran tidak mempunyai larangan ilmiah ataupun larangan operasional berhubungan peningkatan cakupan misil militernya, namun menurut ajaran pertahanannya, Iran terus berupaya menambah ketepatan rudal, dan tidak mempunyai niat untuk menambah jangkauannya," kata Ali Shamkhani, seorang teman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, laksana dikutip oleh kantor berita IRIB.
Lihat juga: Suriah Diserang, Iran Sebut Sudah Tidak Sabar Serbu Israel
Hubungan AS dengan Iran pulang tegang selepas Presiden Donald Trump unik diri dari kesepakatan nuklir pada Mei 2018 dan kembali merealisasikan sanksi. Trump berdalih perjanjian tersebut tidak membicarakan perihal program rudal balistik Iran yang dirasakan membahayakan area Timur Tengah.

Prancis, yang masih berkomitmen pada kesepakatan nuklir, menuliskan pekan kemudian siap guna menjatuhkan sanksi lebih lanjut terhadap Iran andai tidak ada peradaban dalam pembicaraan tentang program senjata.

Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyertai perjanjian nuklir 2015 meminta Iran menyangga diri sampai delapan tahun guna tidak mengembangkan peluru kendali yang dirancang membawa hulu ledak nuklir.

Iran menampik dan menuliskan permintaan tersebut tidak sama dengan aturan yang mengikat. Mereka pun membantah rudalnya dapat membawa hulu ledak nuklir.

Di samping itu, AS pun meminta Iran berhenti mengembangkan teknologi satelit dan program antariksa, dengan dalil khawatir bisa dikembangkan untuk membawa hulu ledak nuklir.
Lihat juga: Iran Luncurkan Satelit Tetapi Gagal Mengorbit
Shamkhani menuliskan Iran bakal terus mengembangkan teknologi persenjataan, dengan dalil meningkatkan kualitas hidup orang-orang dan meningkatkan keterampilan negara itu.

Upaya Iran guna mengirim satelit ke orbit tidak berhasil  pada Januari 2019 sebab roketnya tidak menjangkau kecepatan yang mencukupi pada etape ketiga.

Comments

  1. Bosan main judi kalah terus? Kalau menang tidak dibayar? Ayo bergabung bersama kami. Berapapun kemenangan anda akan kami bayarkan 100% ke rekening terdaftar anda. Minimal deposit hanya 10.000 saja dan dapat menikmati 8 permainan dalam 1 user ID.

    Contact us :
    WA: 0812.2222.996
    BBM : PKRVITA1 (HURUF BESAR)
    Wechat: pokervitaofficial
    Line: vitapoker

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kakak Raja Thailand Calonkan Diri Jadi Perdana Menteri

Twitter Pertimbangkan Bikin Fitur 'Klasifikasi'

Tolak Maduro, Australia Dukung Juan Guaido Pimpin Venezuela