AS Minta Negara Eropa Dukung Oposisi Venezuela
Indonesia -- Amerika Serikat (AS) meminta negara-negara di Eropa cepat mengakui pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, sebagai presiden sedangkan negara itu.
Asisten Menteri Luar Negeri AS yang memantau Amerika Latin, Kimberly Breier, menyambut pengambilan suara oleh parlemen Uni Eropa pada Kamis (31/1) guna memilih pernyataan Guaido.
"Kami tentunya mendorong pemerintahan di Eropa menyokong masyarakat Venezuela dan transisi pemerintahan di Venezuela dengan mengakui Guaido sebagai presiden interim," kata Breier untuk jurnalis Eropa dikabarkan AFP.
Di samping AS, negara yang telah mengakui Guaido ialah Brasil, Kanada, dan Argentina. Empat kekuatan besar di Eropa, yakni Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol telah meminta Maduro melangsungkan pemilihan umum yang baru pada pekan ini yang bisa jadi gagal dan mengakibatkan keempatnya dapat jadi mengakui Guaido.
Maduro menuliskan berniat negosiasi dengan oposisi dan menawarkan pemilihan umum legislatif, tetapi dia menolak gagasan memilih pulang presiden.
Keputusan Eropa tidak sepenuhnya bulat. Yunani menyimpulkan mendukung Maduro yang sekarang dibela Rusia dan China.
Asisten Menteri Luar Negeri AS yang memantau Amerika Latin, Kimberly Breier, menyambut pengambilan suara oleh parlemen Uni Eropa pada Kamis (31/1) guna memilih pernyataan Guaido.
"Kami tentunya mendorong pemerintahan di Eropa menyokong masyarakat Venezuela dan transisi pemerintahan di Venezuela dengan mengakui Guaido sebagai presiden interim," kata Breier untuk jurnalis Eropa dikabarkan AFP.
Di samping AS, negara yang telah mengakui Guaido ialah Brasil, Kanada, dan Argentina. Empat kekuatan besar di Eropa, yakni Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol telah meminta Maduro melangsungkan pemilihan umum yang baru pada pekan ini yang bisa jadi gagal dan mengakibatkan keempatnya dapat jadi mengakui Guaido.
Maduro menuliskan berniat negosiasi dengan oposisi dan menawarkan pemilihan umum legislatif, tetapi dia menolak gagasan memilih pulang presiden.
Keputusan Eropa tidak sepenuhnya bulat. Yunani menyimpulkan mendukung Maduro yang sekarang dibela Rusia dan China.

Comments
Post a Comment