Mobil Mewah eks KTT APEC di Papua Nugini Jadi Rebutan

Nasib mobil bekas KTT Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Papua Nugini tahun lalu sekarang simpang siur. Kepolisian setempat mendesak agar 300 kendaraan tersebut segera di berikan kepada mereka sebab sudah dijanjikan akan diserahkan oleh pemerintah.

Saat ini kepolisian Papua Nugini berjuang mengumpulkan nyaris 300 mobil impor, yang dipinjamkan untuk para pejabat. Kendaraan tersebut tadinya dipakai para peserta KTT APEC sekitar acara berlangsung.



"Ada 284 kendaraan yang dikeluarkan untuk dipakai personel sekitar APEC dan belum dikembalikan," kata Kepala Unit Pemulihan Aset Negara, Inspektur Dennis Corcoran, seperti dikutip AFP, Rabu (13/2).



Kendaraan yang diimpor guna KTT APEC tersebut termasuk sedan mahal Maserati Quattroporte, Toyota Land Cruiser, Ford, Mazda, dan Mitsubishi Pajero. Sebagian kendaraan itu diadukan hilang, suku cadangnya raib, dan bahkana terdapat yang merasakan rusak berat.

"Ke-40 Maserati dan ketiga Bentley dalam situasi prima dan terkunci di dermaga tua yang berdampingan dengan dermaga utama," kata Corcoran.

Kepolisian yakin enam dari sembilan mobil bekas KTT yang dicopet masih ada di dekat Ibu Kota Port Moresby. Sementara tiga lainnya sedang di jalan mengarah ke Gunung Hagen. Corcoran yakin bakal dapat mengejar mobil-mobil tersebut karena dia memiliki susunan nama-nama orang yang memegang mobil-mobil tersebut.

"Pada dasarnya, saya tahu di mana seluruh 284 kendaraan yang mesti saya kumpulkan berada," katanya.


Keputusan pemerintah mengimpor 300 kendaraan mewah tersebut sempat merangsang perdebatan di kalangan penduduk Papua Nugini. Sebab, mayoritas dari 7,3 juta warganya hidup di bawah garis kemiskinan.

Comments

Popular posts from this blog

Kakak Raja Thailand Calonkan Diri Jadi Perdana Menteri

Twitter Pertimbangkan Bikin Fitur 'Klasifikasi'

Tolak Maduro, Australia Dukung Juan Guaido Pimpin Venezuela