Google pulang mengembangkan pemanfataan kecerdasan produksi (artificial intelligence/ AI). Kali ini, jutaan pesan spam dapat diblokir masing-masing harinya.

Dilansir dari DigitalTrends, Google menamakan AI itu TensorFlow. TensorFlow ialah open-source machine learning frameworks. Platform ini adalahkecerdasan produksi yang mempelajari format pesan yang ditargetkan sebagai spam.

Program tersebut lantas membuat keputusannya sendiri guna menandai, atau menghapus pesan yang dirasakan spam.




Untungnya, semua pemakai dapat menolong proses pembelajaran TensorFlow guna menyesuaikan penyaringan pesan spam dalam akun mereka masing-masing. 

Pengguna bisa menunjuk ciri-ciri pesan yang dirasakan 'spam' dan menolong TensorFlow untuk memungut keputusan. Jika terdapat pesan yang dirasakan penting, pun dapat disematkan sebagai bukan spam.

TensorFlow dikembangkan guna menghadapi upaya-upaya spam yang semakin berkembang, dan semakin susah ditemukan. Beberapa misal kasus laksana pesan dari domain baru, pesan berbasis gambar, serta pesan tersembunyi yang disematkan.



Walaupun tersiar baru, sebetulnya Tensor Flow sudah diluncurkan semenjak 2015 dengan format open-source yang berarti seluruh orang boleh mengembangkan program tersebut.

Berdasarkan laporan Google, TensorFlow telah sukses memblokir lebih dari 100 juta pesan supaya tidak masuk ke inbox pemakai.Google turut mengklaim sukses memblokir 99,9 persen pesan spam.

Comments

Popular posts from this blog

Kakak Raja Thailand Calonkan Diri Jadi Perdana Menteri

Twitter Pertimbangkan Bikin Fitur 'Klasifikasi'

Tolak Maduro, Australia Dukung Juan Guaido Pimpin Venezuela