Instagram Akui Bug Jadi Penyebab Followers Hilang

Instagram mengonfirmasi terdapat bug yang menciptakan pemakainya kehilangan follower. Di samping bagian dari aksi bersih-bersih, Instagram meyakinkan kali ini pihaknya pun menemukan bug yang jadi penyebabnya.

"Kami menyadari masalah yang mengakibatkan perubahan pada sebanyak akun yang mengadukan kehilangan pengikut. Kami sedang bekerja dengan cepat guna memperbaikinya," kata Instagram.

Anak perusahaan Facebook ini menjanjikan bakal segera membetulkan masalah tersebut.



Beberapa pemakai pada Rabu (13/2) melaporkan keunikan lantaran akunnya kehilangan sejumlah pengekor (follower).

[Gambas:Twitter]

Konsultan Sosial Media Matt Navarra telah mengoleksi sejumlah akun-akun besar yang terpapar imbas dari bug ini, seperti biduan Katy Perry yang kehilangan 900 ribu pengikut sampai Kylie Jenner dengan total 2,5 juta pengikut.

Instagram diketahui tengah melancarkan aksi bersih-bersih dengan menindak akun yang dirasakan mencurigakan atau palsu.

Tindakan itu dilaksanakan lantaran Instagram mencurigai jumlah ratusan sampai jutaan pengekor pada akun-akun influencer. Instagram menuding adaya upaya jual beli followers untuk menaikkan popularitas sampai mendapat bayaran dari iklan atau endorsement melewati jasa mereka.

Dalam website resminya pada 19 November 2018, Instagram mengaku pihaknya tengah mendorong pengurangan kegiatan yang tidak ontentik dalam platform-nya.

"Baru-baru ini, kami telah menyaksikan sejumlah akun yang menggunakan software pihak ketiga guna menumbuhkan pengekor mereka secara artifisial, maka kami mulai menghapus likes, follows dan komentar dari akun yang menggunakan software pihak ketiga untuk menambah popularitas mereka," tulisnya.

Sebelum menghapus sejumlah pengekor pada akun pemakainya, Instagram menegaskan sudah memberi tahu lebih dulu soal rencana guna menghapus likes, follows, dan komentar pada akun-akun tertentu.

"Kami pun tahu, sejumlah pemakai barangkali secara terbius telah menyalurkan kredensial login mereka dengan software pihak ketiga. Maka, andai Anda menerima pesan dari kami, lumayan ubah kata sandi kita untuk menarik keluar akses mereka ke akun Anda," cerah Instagram.

Comments

Popular posts from this blog

Kakak Raja Thailand Calonkan Diri Jadi Perdana Menteri

Twitter Pertimbangkan Bikin Fitur 'Klasifikasi'

Tolak Maduro, Australia Dukung Juan Guaido Pimpin Venezuela