Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku akan segera bertemu dengan Presiden China Xi Jinping untuk membicarakan rencana damai perang dagang. Saat berkata di Gedung Putih, ia mengaku pertemuan dilaksanakan untuk mengunci kesepakatan damai perang dagang yang telah dijangkau para negoisatornya dengan China.
Trump menuliskan saat bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He, ia yakin dalam masa-masa dekat ini pemerintahannya dan China akan menjangkau kesepakatan besar. "Kesepakatan terbesar yang barangkali pernah dibuat," katanya laksana dikutip dari Reuters
Utusan perniagaan China dalam sebuah pengakuan yang dikeluarkan usai negosisasi dagang tingkat tinggi menuliskan telah membuat peradaban penting dalam perundingan yang dilaksanakan dengan AS.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku akan segera bertemu dengan Presiden China Xi Jinping untuk membicarakan rencana damai perang dagang. Saat berkata di Gedung Putih, ia mengaku pertemuan dilaksanakan untuk mengunci kesepakatan damai perang dagang yang telah dijangkau para negoisatornya dengan China.
Trump menuliskan saat bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He, ia yakin dalam masa-masa dekat ini pemerintahannya dan China akan menjangkau kesepakatan besar. "Kesepakatan terbesar yang barangkali pernah dibuat," katanya laksana dikutip dari Reuters, Jumat (1/2).
Utusan perniagaan China dalam sebuah pengakuan yang dikeluarkan usai negosisasi dagang tingkat tinggi menuliskan telah membuat peradaban penting dalam perundingan yang dilaksanakan dengan AS.
Di samping itu, negosiator perundingan perang dagang pun tengah menggali penyelesaian atas isu pelik yang menjadi di antara sebab konflik perang dagang; soal perlindungan kekayaan intelektual.
Trump menyambut positif rencana China tersebut, terutama yang sehubungan dengan penambahan impor produk pertanian dan kedelai. "Itu akan menciptakan petani AS gembira," katanya.
Sementara tersebut Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengakui ada peradaban penting dalam perundingan dagang yang dilaksanakan AS dengan China. "Tapi pada titik ini, tidak mungkin untuk saya untuk menebak kesuksesan perundingan. Poinnya kami berada di lokasi bahwa andai semua tersebut nantinya berhasil, tersebut akan terjadi," katanya

Comments
Post a Comment